Kisah Hacking & Raibnya 1,4 Juta Yen dari 1.400 ATM di Jepang Pada Waktu dan Hari yang Sama



Hanya dalam waktu 3 jam saja, sekumupulan hacker berhasil menggasak 1,4 juta yen dari sejumlah ATM diseluruh Jepang. Uang sekitar 174 milyar itu lari ke sejumlah rekening yang tampaknya dikoordinir oleh kumpulan hacker internasional.

Ada sekitar 1.400 ATM yang tersebar diseluruh negeri Jepang dibeberapa outlet toko. Serangan terkoodinir ini berlangsung serentak sekitar jam 3 sore sampai jam 8 malam waktu setempat. Seperti dikutip dari media The Mainichi, keseribuempatratus ATM tersebut tersebar di Tokyo, Osaka, Fukuoka, Kanagawa, Aichi, Nagasaki, Hyogo, Chiba dan Nigata.


Teknik yang Digunakan

Teknik yang digunakan oleh para penjahat tersebut, tampaknya adalah kombinasi teknik lawas yang biasa disebut 'ATM Skimming' dan penggunaan malware khusus yang menginfeksi mesin ATM. Bukan rahasia lagi, mesin ATM diseluruh dunia (khususnya yang masih lawas), masih menggunakan versi Windows XP sebagai OS utamanya.

Uang yang dikumpulkan tersebut kemudian dikumpulkan disatu rekening di Standard Bank Afrika Selatan, yang kemudian hilang tak berbekas digunakan baik ditarik tunai maupun digunakan untuk pembelian online.

Setiap ATM yang digasak itu, kehilangan sekitar 100 ribu yen atau setara dengan 900 dollar, yang merupakan batas maksimum tarik tunai di ATM yang terserang.

Tindakan Hukum

Polisi jepang sendiri sudah turun tangan atas kejadian ini. Meskipun belum ada satupun tersangka yang ditahan. Sudah ada bukti CCTV dan kerjasama dengan pihak Afrika Selatan yang menjadi rekening tandon serangan.

Akhir-akhir ini, serangan yang mengincar perbanka dengan jumlah sangat besar sering terjadi. Apakah bank dan ATM yang beroperasi di Indonesia sudah aman gan? Hmmmm...

Referensi:
- The Manaichi: http://mainichi.jp/english/articles/20160522/p2g/00m/0dm/044000c


Share on Google Plus

About WarnabiruTV

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment

0 comments:

Post a Comment